Warga Bikin Bor di Sungai

6
KARANGAMPEL – Sejumlah warga Blok Underan Desa Pringgacala Kecamatan Karangampel berbondong-bondong membuat sumur bor di sepanjang aliran sungai yang mengering. Hal tersebut dilakukannya demi memenuhi kebutuhan air baku sejak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Indramayu.

indramayu krisis air bersih
Indramayu krisis air bersih. Foto : Lazuardi/Rakyat Cirebon

Salah satu warga Desa Pringgacala Kecamatan Karangampel, Sanuri (42) menjelaskan, sumur bor dengan kedalaman sekitar 7 meter tersebut terpaksa dibuat warga setempat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. “Sudah enam bulan tidak ada air, dulu sebelum membuat sumur bor kami meminta ke sumur-sumur warga dan membeli air juga yang satu galonnya itu Rp3.500 sehari kami menghabiskan lima galon untuk minum dan mandi,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, Senin (28/9).

Dia menuturkan, warga setempat yang membuat sumur bor itu hampir 80 persen dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp1 juta.  “Ada yang membuat sendiri-sendiri dan ada yang patungan per RT,” ucapnya. Hal senada dikatakan warga pringgacala lainnya, Asep (28). Dirinya dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari bersama warga lainnya di 3 RT patungan membuat sumur bor tepat ditengah aliran sungai yang kering dengan kedalaman sekitar 7 meter. “Kami patungan secara sukarela dari tiga RT untuk  membuat sumur bor,” jelasnya.

Ia membeberkan, adapun untuk pembuatan tersebut dia menghabiskan sebesar Rp2 juta dimana untuk kapasitas sumur bisa sampai 2 bulanan jika melihat pengalaman tahun kemarin. “Kalau sumur kita untuk penuhi 3 RT ini habiskan dana sebesar Rt2 juta dengan kapasitas jika melihat tahun sebelumnya ya 2 bulan,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 11 Blok Underan Desa Pringgacala Kecamatan Karangampel, Bani (48) mengungkapkan di desa tersebut ada sebanyak 18 RT dan setiap RT terdapat 20 sumur bor. “Ya meskipun mahal namun ini merupakan satu-satunya solusi hingga menunggu bantuan dan hujan datang,” katanya.
Dilain pihak, Camat Karangampel, Andri mengatakan di daerahnya terdapat 11 desa. Untuk yang sudah diajukan bantuan pemberian air bersih ada 8 desa. “Ini tidak terlalu parah lah kan masih banyak sumur-sumur warga,” ucapnya.

Pihaknya sudah menginstruksikan untuk melakukan pengajuan bantuan air baku kepada warganya. “Yang sudah terealisasi baru 3 desa yakni desa Benda, Tanjungsari dan Pringgacala. Sedangkan yang belum yakni Desa Tanjungpura, Mundu, Karangampel, Dukuh Tengah dan Sendang,” tandasnya‎. (laz)

BAGIKAN