Warga Minta Tinggikan Tanggul Sungai

Puji Azis Sukses Benahi Sejumlah Infrastruktur, Yakini “Pasti” Lebih Baik

43
BERBINCANG: Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH saat berbincang dengan warga di kawasan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, kemarin sore. Tampak sang istri, Ginawati Limansyah turut menemani dari atas kursi roda lantaran tengah dalam pemulihan kondisi kesehatan. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON
BERBINCANG: Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH saat berbincang dengan warga di kawasan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, kemarin sore. Tampak sang istri, Ginawati Limansyah turut menemani dari atas kursi roda lantaran tengah dalam pemulihan kondisi kesehatan. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

CIREBON – Salah satu sungai yang kerap meluap jika hujan deras atau aliran air dari hulu cukup tinggi, yaitu Sungai Kedung Pane. Beberapa titik wilayah permukiman di sekitar sungai, tak jarang terendam lantaran luapan sungai, semisal di kawasan Sukapura, Kecamatan Kejaksan.

Kemarin sore, sejumlah warga setempat menyampaikan aspirasinya kepada Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH, saat blusukan di kawasan itu. Warga berharap, Pemerintah Kota Cirebon kedepan bisa melakukan upaya pembangunan tanggul sungai lebih tinggi.

“Kalau sungai meluap, beberapa rumah terkena imbasnya. Makanya kita berharap ada peninggian tanggul sungai, sampai seukuran lebih tinggi dari permukaan jalan kampung,” ungkap tokoh masyarakat setempat, Endi Sukarna Isnendi.

Ia menambahkan, peninggian tanggul sungai dirasa perlu dilakukan. Sehingga apabila musim hujan, warga sekitar Sungai Kedung Pane tidak was-was akan banjir lantaran luapan aliran sungai. “Ini harus jadi prioritas. Karena kalau tidak disender atau dibangun tanggul, airnya mudah meluap ke rumah-rumah warga,” kata pria yang juga ketua RW itu.

Senada disampaikan salah seorang warga, Butet. Diakuinya, beberapa kali jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan aliran air di Sungai Kedung Pane meluap, seringkali merendam rumahnya, meskipun tidak dalam durasai yang lama. “Kita berharap ada perbaikan,” kata dia.

Di sisi lain, dia menilai, kondisi infrastruktur lainnya sudah baik. Misalnya, jalan gang, kini kondisinya sudah nyaman untuk dilalui. “Jalan alhamdulillah sudah bagus, beberapa lainnya juga. Mudah-mudahan kedepan (Azis-Eti) lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Azis sendiri mengaku, saat dirinya masih aktif sebagai walikota sebelum cuti lantaran maju di pilwalkot, sudah merencanakan untuk melakukan peningkatan kapasitas infrastruktur di wilayah dekat dengan aliran sungai.

“Memang ini menjadi fokus saya saat itu. Karena memang perlu penanganan secara komprehensif dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Insya Allah persoalan ini akan menjadi prioritas,” katanya.

Seperti yang diketahui, pasangan Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) merupakan calon walikota dan wakil walikota Cirebon nomor urut dua yang akan mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 27 Juni mendatang. Duet Pasti diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI dan Partai Hanura. Azis sendiri berstatus sebagai satu-satunya calon inkamben. (jri)

BAGIKAN