Waspada Peredaran Uang Palsu

6
Mulai Pecahan Rp2 Ribu hingga Rp100 Ribu Ditemukan


CIREBON – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon menghimbau kepada masyarakat agar lebih mengenali dan mengantisipasi terhadap penyebaran uang palsu (upal). Karena sepanjang tahun ini jumlah temuan upal relatif tinggi.

bi cirebon
Abdul Majid Ikram. Foto : Ani Miniyati/Rakyat Cirebon

Kepala KPwBI Cirebon, Abdul Majid Ikram mengatakan, selain mengenali uang dengan dilihat, diraba dan diterawang (3D), masyarakat yang bertransaksi menggunakan uang yang cukup banyak, sebaiknya melalui transfer rekening, e-money, maupun ATM.

“Menurut data yang kami himpun, upal ditemukan mulai dari Rp2 ribuan hingga Rp100 ribu. Per Januari sampai September ini rata-rata tersebar sebanyak 1.038 lembar upal dengan pecahan Rp2 ribu sampai Rp100 ribu. Jika diuangkan, upal tersebut berjumlah Rp55.631.000 per bulan,” terangnya kepada Rakyat Cirebon.

Pada April, kata dia, penyebaran upal terbesar yang ditemukan sebanyak 2.302 lembar. Dari total keseluruhannya selama sembilan bulan terakhir mencapai 9.341 lembar total diuangkan yakni Rp667.572.000.

Ia mengatakan, khusus upal sendiri didominasi pecahan Rp100 ribu sebanyak 4.441 lembar, Rp50 ribu 4.313 lembar, pecahan Rp20 ribu 25 lembar, Rp10 ribu 7 lembar, dan untuk pecahan Rp2000 hanya 1 lembar.

“Semua temuan uang palsu ini kami dapat dari laporan perbankan. Kami akan terus mensosialisasikan mengenai upal sampai dengan masyarakat sadar dengan sendirinya dan selalu mengawasi peredaran uang palsu,” tambahnya. (ani)

BAGIKAN