Waspadai Adu Domba Pihak Ketiga!

Waspadai Adu Domba Pihak Ketiga!

Bahkan, menurut Edi, tidak menutup kemungkinan, pelaku pencoretan APK Oke maupun pengrusakan APK Pasti adalah pihak ketiga. Tujuannya, bisa jadi untuk mengadudomba. “Bisa begitu (pihak ketiga untuk adudomba). Kita tidak bisa menuduh. Semoga kondusif dan semua pihak jangan terprovokasi,” katanya.

Sementara terpisah, Ketua Timkamgab Pasti, M Handarujati Kalamullah SSos juga mengemukakan hal yang sama. Pihaknya mewanti-wanti kepada pendukung Pasti untuk tidak terprovokasi oleh aksi pengrusakan terhadap banyak APK milik Pasti.

“Setiap momen konsolidasi dengan partai pengusung maupun relawan, kita sampaikan untuk bersama-sama menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pengrusakan APK. Meskipun kita dirugikan, tapi kita harus tetap fokus pada tugas besar mengawal amanah rakyat untuk memenangkan Pasti,” ungkapnya.

Politisi yang akrab disapa Andru itu enggan menaggapi mengenai pencoretan APK Oke. Hanya saja, berdasarkan foto APK yang dipilok, Andru menilai, posisinya relatif tinggi dan tidak terjangkau tangan. “Kelihatannya posisinya tinggi, tapi kok bisa dipilok? Tapi kita tidak ingin mengomentari lebih detil,” kata dia.

Andru juga tak menutup mata terkait kemungkinan adanya pihak ketiga yang sengaja mengadudomba kedua paslon maupun tim pemenangan. Wajar saja, Pilwalkot Cirebon 27 Juni mendatang hanya diikuti dua paslon. “Tapi yang Pasti, siapapun itu pelakunya, tidak bisa dibenarkan. Mengenai sanksi, itu ada pihak berwenang,” katanya.

Untuk diketahui, Edi dan Andru dikenal memiliki hubungan yang baik di DPRD Kota Cirebon. Keduanya wakil rakyat periode 2014-2019. Edi sebagai ketua dewan, sedangkan Andru sebagai ketua Fraksi Demokrat. Meski berhadapan di pilwalkot, tapi keduanya tak pernah menunjukkan perbedaan dalam pergaulan keseharian di dewan. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!