Waspadai Air Isi Ulang Mengandung Bakteri Ecoly

Waspadai Air Isi Ulang Mengandung Bakteri Ecoly

MAJALENGKA – Kepala Puskesmas Ligung Eli Yuliawati mengimbau para pengusaha isi ulang air minum mineral yang berada di wilayah Kecamatan Ligung, diminta untuk memperhatikan sarana dan prasarananya.

Hal tersebut agar air minum yang dijual ke masyarakat umum harus bersih dan steril dari semua bakteri.

Menurut Eli, pembinaan dan pengawasan terkait kebersihan merupakan tanggung jawab masing masing pengusaha. Pihak puskesmas hanya membina dan melakukan uji sample air minum yang dilaksanakan di setiap  triwulan. Hasil dari uji sample tersebut disampaikan kembali kepada yang bersangkutan.

“Bagi hasil sample air minum isi ulangnya bagus, terbebas dari bakteri maka hal ini perlu terus di jaga. Namun, bagi pengusaha yang hasil uji sample-nya masih banyak yang mengandung bakteri, maka pihak puskesmas akan merekomemdasikan kepada pengusahanya kembali agar segera diperbaiki, sarana dan prasaranannya,” ujar Eli dalam pertemuan dengan para pengusaha air minum isi ulang, Kamis (3/5).

Eli mengungkapkan, dari hasil tes sample yang dilakukan pihaknya pada triwulan pertama, kebanyakan isi ulang di wilayahnya rata rata masih mengandung bakteri ecoly. Hal ini sungguh sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Bakteri ecoly akan menyerang pencernaan, maka tidak heran kalau yang mengkomsumsinya rata rata terserang sakit perut atau diare,” tandasnya.

Pihaknya, tidak bisa memberikan sanksi apapun kepada para pengusaha yang masih tetap membandel, kewenangannya ada di pihak lain. Puskesmas hanya sebatas melakukan pembinaan dan pengujian sample setiap triwulan.

Sementara itu, Camat Ligung Drs Yoyo mengatakan, terkait banyaknya depot isi ulang yang ditemukan banyak mengandung bakteri ecoly, akan segera mendata seluruh depot isi ulang yang ada, sekaligus memeriksa kelengkapan izin usahanya.

“Pokoknya, kalau hasil resmi hasil uji sample diterima, kami tugaskan Satpol PP kecamatan Ligung segera bertindak dan mengambil langkah langkah sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.(hsn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!