Wujudkan Kota Bebas Gizi Buruk

Jumlah Kasus di 2017 Turun Drastis, Azis-Eti Ingin Tekan Hingga Nol

101
BAHAGIA. Sejumlah warga tampak bahagia saat bertemu dengan Calon Walikota, Drs Nashrudin Azis SH. Mereka mengajak Azis berselfie bersama. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON
BAHAGIA. Sejumlah warga tampak bahagia saat bertemu dengan Calon Walikota, Drs Nashrudin Azis SH. Mereka mengajak Azis berselfie bersama. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

CIREBON – Kepemimpinan Drs Nashrudin Azis SH selama menjabat walikota Cirebon pada 2015-2018 terbilang sukses, salahsatunya di bidang kesehatan. Melalui indikator terukur, di bawah kepemimpinan Azis, Kota Cirebon mampu menekan kasus gizi buruk secara drastis.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kota Cirebon yang tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) walikota, tercatat penurunan kasus gizi buruk dari 235 kasus pada tahun 2013, menjadi 43 kasus pada tahun 2017. Tren positif itu ingin dilanjutkan oleh Azis jika ia terpilih kembali menjadi walikota.

“Tentu bukan semata-mata karena kerja keras walikotanya. Tapi karena peran serta banyak pihak, baik itu komponen pemerintahan maupun masyarakat. Sehingga angka kasus gizi buruk dapat ditekan sedemikian rendahnya,” ungkap Azis, kemarin.

Menurutnya, peningkatan taraf kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus dirinya bersama Dra Hj Eti Herawati. Jika pada 2017 masih ditemukan kasus gizi buruk, meski dengan jumlah yang sangat rendah, Azis menargetkan, kedepan tidak ada lagi kasus serupa.

“Saya dan Bu Eti menargetkan Kota Cirebon bebas kasus gizi buruk. Kita ingin menekan hingga nol kasus. Artinya, kedepan jangan ada lagi warga Kota Cirebon yang terserang gizi buruk,” tuturnya.